Jangan Ragu Kembangkan Minat Wirausaha Anak

JAKARTA, KOMPAS.com – Sebagai orang tua tentu mengharapkan yang terbaik bagi anak-anaknya. Namun untuk itu, orang tua juga harus mampu memperhatikan ketertarikan dan kemampuan anak di bidang tertentu agar dapat membantu mengasah dan mengarahkannya secara tepat.

Salah satu alumni Prasetiya Mulya Business School, M Setiawan Kusmulyono, mengatakan bahwa orang tua memiliki peran penting dalam mengarahkan hasrat anak untuk menekuni bidang tertentu. Untuk itu, orang tua harus mampu menjadi fasilitator yang baik.

“Orang tua harus mampu menjadi fasilitator yang baik untuk mengetahui seperti apa minat si anak,” ujar Kelik, sapaan akrab M Setiawan Kusmulyono, di FX Lifestyle Center, Senayan, Jakarta, Jumat (19/10/2012).

Nah, bagi orang tua coba perhatikan buah hati anda. Jika mereka suka mencoba hal baru, tidak cepat puas dan kemudian dapat memperhitungkan resiko atau cost and benefit dari apa yang dilakukannya maka bisa jadi anak anda memiliki ketertarikan pada dunia wirausaha. Untuk itu, jangan ragu untuk mengembangkan hal itu pada diri anak anda.

Terkadang muncul keluhan dari orang tua, jika anaknya tertarik pada dunia usaha. Apalagi kalau orang tua bukan dari kalangan pengusaha juga, maka kekhawatiran pada anak yang memilih dunia wirausaha akan semakin besar. Berbeda dengan anak-anak yang dibesarkan dalam keluarga yang berkecimpung di dunia usaha.

Anak-anak ini sejak kecil sudah diperkenalkaan dengan menghitung untung rugi dan mengelola sebuah toko misalnya. Dengan demikian, saat tumbuh dewasa dirinya tidak ragu untuk terjun sebagai pebisnis. Sebut saja Aburizal Bakrie, Sandiaga Uno dan lain-lain.

“Jadi jika memang minat anak ini cukup besar, carikan mentor yang dapat membimbingnya dan berkonsultasi. Itu akan jauh lebih baik daripada menghentikan passion dan mimpinya,” ungkap Kelik.

“Tantangannya memang lebih besar bagi anak-anak yang tidak lahir dari kalangan keluarga pengusaha,” imbuhnya.

Ia juga menuturkan bahwa orang tua sebaiknya jangan takut jika anak-anaknya memiliki ketertarikan pada dunia usaha. Untuk membuktikan kebulatan tekadnya, orang tua dapat memberikan tantangan kecil dan kepercayaan pada si anak untuk berinovasi.

“Jadi dukungan dari lingkungan sekitar termasuk keluarga itu juga sangat penting untuk menjaga inovasinya tetap berjalan,” tandasnya.

Editor :Caroline Damanik

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s