Pergantian Pejabat Di Daerah Penghambat Implentasi Program PAUDNI

Otonomi daerah sangat berpengaruh terhadap pengimplementasian program pusat di daerah. Mengapa demikian?. Karena dengan otonomi pejabat-pejabat daerah ( KAdis,Kabid,Kasie) dinas acap kali dimutasi secara tiba-tiba, memang kebijakan tersebut sangatlah bagus demi perkembangan daerah bersangkutan, akan tetapi menjadi penghambat bila ada kebijakan pusat yang telah disosialisasikan kepada dinas instansi tersebut mandek akibat pejabat lama telah dimutasi dan pejabat baru belum tahu bahkan tidak tahu karena bidang yang ditanganinya baru.

Senada dengan hai tersebut dalam sambutannya pada acara temu konsultasi dikmas tahap ke dua di Hotel Mercure, Sanur, Bali pada 15 hingga 18 Maret 2012, Dirjen PAUDNI, Prof Dr Lydia Freyani Hawadi menegaskan bahwa kenyataan menunjukan bahwa dalam pelaksanaan program, masih ditemukan berbagai kendala di daerah, seperti seringnya terjadi pergantian atau rotasi para pemegang kebijakan atau pemangku kepentingan, sehingga mengakibatkan tingkat pemahaman mengenai progrm pembinaan pendidikan masyarakat cenderung sangat beragam.

“Dukungan pengambil kebijakan yang belum maksimal serta implementasi program yang masih belum terlaksana optimal merupakan tantangan untuk pengembangan program PAUDNI kedepan menjadi lebih baik,” ujar Dirjen.

tantangan bagi kita semua pegiat-pegiat PAUDNI di daerah untuk selalu berkomunikasi dengan dinas / instansi terkait agar kebijakan-kebijakan pendidikan masyarakat ini dapat terjamin keberlangsungannya. Semoga (admin)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s