Program Paudnisasi PKBM disambut baik

arus diakui, saat ini sejumlah persoalan masih membelenggu pelaksanaan program Paud antara lain; kompetensi pendidik masih rendah: pelatihan pendidik baru menjangkau 118.018 orang (29,32%) dari 402.493 orang (di luar guru TPQ). Kualifikasi pendidik PAUD belum memadai (S1/D4 baru 15,72%). Dan jumlah lembaga PAUD rujukan/imbas mutu masih terbatas, yaitu baru sekitar 346 lembaga (0,3%) dari 114.888 lembaga.

Tahun ini, sejumlah 1,35 juta anak usia dini akan mendapatkan bantuan operasional pendidikan (BOP) tahun ini. Ini merupakan strategi perluasan Gerakan Nasional Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). PAUD “Bantuan Operasional PAUD diberikan untuk mengurangi beban orang tua dalam membiayai pendidikan anaknya di PAUD. Sasaran program BOP PAUD diutamakan bagi anak dari keluarga kurang mampu, anak berkebutuhan khusus, daerah terpencil, dan anak dari daerah khusus. Untuk mendapatkan bantuan itu mereka harus memiliki surat keterangan dari desa/ kelurahan setempat.

“Setiap anak akan memperoleh bantuan Rp240.000 per tahun. Dana BOP itu nantinya akan disalurkan melalui lembaga PAUD di mana anak tersebut mendapat layanan PAUD ,” ujarnya.

BOP hanyalah salah satu strategi pemerintah dalam menyukseskan Gerakan Nasional PAUD atau yang juga dikenal Paudisasi. Setelah mencapai angka partisipasi kasar (APK) 56 persen pada 2010, pemerintah menargetkan pencapaian APK PAUD sebesar 64 persen tahun ini. PAUD

Untuk menjangkau hal itu, masih banyak strategi lainnya yang dipersiapkan pemerintah di antaranya PAUD terpadu dan gugus PAUD.

PAUD terpadu adalah program layanan pendidikan bagi anak usia dini yang menyelenggarakan lebih dari satu satuan pendidikan PAUD . Jadi, taman kanak-kanak, kelompok bermain, tempat penitipan anak, dan satuan PAUD sejenis bisa dilaksanakan secara terpadu di bawah satu atap.

Sementara itu, Direktur Bindikmas, Ella Yulaelawati MA., Ph. D dalam kesempatan itu menyambut baik upaya pemerintah mengembangkan program paud di PKBM. Dalam dialog dengan para peserta yang sebagian besar adalah pengurus PKBM, Kepala Subdit PNFI dan Kepala Seksi Dikmas Pendidikan Kabupaten/Kota para peserta mengungkap sebaiknya luas lahan yang ideal jika PKBM melaksanakan program PAUD harus memiliki lahan minimal 500 meter persegi. (eko)

sumber:http://www.paudni.kemdiknas.go.id/dikmas/index.php/component/content/article/56-pembelajaran-dan-peserta-didik/369-program-paudisasi-di-pkbm-disambut-baik.html

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s