Budaya Bersih dan Budaya Disiplin Untuk Anak Usia Dini

Direktur Jenderal PAUDNI Lydia Freyani Hawadi menegaskan, membaca, menulis, dan berhitung (calistung), bukan untuk anak usia dini, karena di usia itu lebih banyak aspek bermain. “Justru guru sekolah dasar (SD) lah yang harus bekerja keras memberikan pelajaran membaca,” katanya di Jakarta, Jumat (17/2).

Calistung, tambah Lydia Freyani Hawadi, bisa diberikan tapi bukan secara formal. Para anak, diberikan pelajaran membaca dan berhitung sambil bermain. “Yang perlu dilakukan untuk anak usia dini ini adalah pengembangan budaya bersih dan budaya disiplin,”ujarnya lagi. Budaya bersih ini sangat penting bagi anak usia dini untuk mengetahui bagaimana cara hidup bersih, baik cara membuang sampah ataupun membersihkan tangan. Sementara budaya disiplin ini perlu dilakukan sejak dini karena berkaitan dengan kesiapan anak menghargai orang lain. (Sugito/Kumpeg)
sumber:http://www.paudni.kemdiknas.go.id/berita/20120217162708/Budaya-Bersih-Dan-Budaya-Disiplin-Untuk-Anak-Usia-Dini.html

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s