RAPAT KOORDINASI PENDIDIKAN NONFORMAL DAN INFORMAL DENGAN ORGANISASI MITRA

Rakor ini dilaksanakan sebagai upaya untuk meningkatkan koordinasi antara Direktorat Jenderal PNFI dengan pemangku kepentingan baik tingkat pusat maupun daerah dalam rangka meningkatkan pelayanan PNFi terhadap masyarakat”

Rapat Koordinasi PNFI dengan organisasi mitra dihadiriMenteri Pendidikan Nasional, Dirjen PNFI para pejabat eselon di lingkunagn Ditjen PNFI, Kepala Bappeda Provinsi dan kabupaten kota, ketua tim penggerak PKK, pengembang PAUD holistik di wilayah Indonesia Barat.

Acara Rapat Koordinasi diawali dengan laporan ketua panitia oleh Dirjen PNFI, yang menyampaikan tentang maksud dan tujuan dilaksanakannya Rapat Koordinasi Pendidikan Nonformal dan Informal dengan organisasi Mitra. Rakor ini dilaksanakan sebagai upaya untuk meningkatkan koordinasi antara pemangku kepentingan baik tingkat pusat maupun daerah dalam rangka meningkatkan pelayanan PNFi terhadap masyarakat. Disampaikan juga bahwa Rakor ini dilaksanakan di 3 tempat, yaitu pertama di jakarta, dan kedua di Surabaya, serta yang ke 3 dilaksanakan di Makassar. Rakor pertama ini meliputi Sumatra, Jawa Barat, Banten dan DKI jakarta
Acara pembukaan dilanjutkan dengan sambutan selamat datang dari ketua tim penggerak PKK Pusat, Ibu Vita Gamawan Fauzi, pada kesempatan ini disampaikan bahwa Ketua tim Penggerak PKK menyambut baik dengan adanya rapat koordinasi ini karena selama ini program PNFI dan Tim Penggerak PKK saling  membantu dalam pelaksanaan program program pembelajaran untuk masayarakat. Tim Penggerak PKK membantu penyelenggaraan PNFI baik di bidang kesetaraan, PAUD dan pendidiikan keaksaraan. Langkah-langkah yang sudah dilaksanakan oleh PKK dalam melaksanakan Program PNFI dapat dilihat dari Pokja II dalam susunan organisasi PKK. Selain itu  Tim Penggerak PKK mempunyai program prioritas, yaitu meningkatkan pengetahuan dan kemampuan dan baca tulis melalui TBM.
Setelah sambutan selamat datang dari Tim Penggerak PKK Pusat acara dilanjutkan dengan arahan yang disampaikan oleh Menteri Pendidikan  Nasionlal. Pada kesempatan ini mendiknas menyampaikan bahwa organisasi PKK memiliki posisi yang khas, kekhasannya adalah banyak ranah yang  tidak umum dijamah oleh organisasi lain, tapi PKK mampu masuk ke relung daerah2 yang jarang mampu dilakukan oleh organisasi yang lain.  Misalkan pos yandu, pemberantasan buta aksara, kejar paket, PAUD dan sebagainya didaerah daerah yang jarang mendapatkan perhatian. Selain itu Mendiknas juga menyampaikan usul kepada PNFi agar ada pemberian penghargaan untuk PKK baik tingkat provinsi maupun kabuupaten/kota terhadap aktifitas-aktifitas yang dilakukan tim penggerak PKK. Diusulkan pula untuk dibuat semacam lomba khususnya terhadap pelayanan pendidikan yang dilakukan PKK, dengan tujuan untuk mempererat kemitraan antara Kemdiknas dan organisasi mitra, sekaligus meningkatkan layanan layanan, Sehingga para penggerak pengerak PKK ini merasa diberikan apresiasi terhadap apa yang sudah dilakukan oleh tim penggerak PKK. Budaya memberikan penghargaan adalah budaya yang harus terus ditumbuh kembangkan. Pemberian penghargaan ini ada maksud didalamnya yaitu kalau dilihat dari falsafah ayam jantan kalau sedang makan tidak pernah dihabiskan, pasti disisaskan dan sisanya menunggu ayam betina datang, jadi kalau Kementerian telah memberikan penghargaan kepada PKK Pusat, maka Provinsi juga memberikan penghargaan kepada Kabupaten/Kota dan seterusnya sampai ke tingkat RT. Dengan peran aktifnya PKK bukan lagi 73 % APK paud yang akan dicapai tapi bahkan lebih, justru kalau ibu PKK tidak bergerak maka akan sulit diraih. Dalam bidang Pemberantasan Buta Aksara Mendiknas menyampaikan kalau ingin memberantas buta aksara maka ibaratnya memberikan lampu senter karena dengan lampu tersebut orang bisa kemana mana meskipun dalam kondisi kegelapan karena fungsi dari senter tersebut adalah untuk menerangi di kegelapan. Dengan mengajarkan orang membaca sehingga orang tersebut bisa membaca buku buku pengetahuan dan dengan ilmu pengetahuan tersebut orang akan paham segala sesuatunya. Pada kesempatan ini atas nama Kemdiknas, Mendiknas menyampaikan penghargaan pada Tim Penggerak PKK yang sudah ikut membantu pelaksanaan pendidikan di masyarakat.
Selanjutnya pembukaan acara rakor secara resmi  di tandai dengan pemukulan gong

Sumber: Bagren PNFI
Penulis: dweehan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s