Prosedur Mendapatkan NILEM PKBM Tahun 2012

Dari http://paudni.kemdiknas.go.id dapat diketahui bahwa prosedur untuk mendapakan NILEM PKBM adalah dengan mendaftarkan secara online melalui website tersebut. Adapun langkah-langkahnya:
1. Klik disini paudni
2. kemudian cari tab Direktorat Bindikmas disini Bindikmas
3. kemudian cari menu aplikasi di sebelah kiri tengah ada tab NILEM PKBM nilem PKBM
4. Kemudian daftarkan lembaga anda dengan mengklik daftar (sebelumnya harus dibikin E-mail lembaga) ,setelah mengisi form daftar akan ada konfirmasi username dan password lewat e-mail yang kita masukan pada form tersebut. selanjutnya anda log in kembali dan mulai mengisi form yang telah disediakan. setelah semua selesai klik tab verifikasi dan print. hasil printoutnya di kirim ke dinas Pendidikan Nasional setempat untuk diverifikasi,apabila lolos kemudian daftar pkbm yang lolos dikirim ke dinas dikpora provinsi, atas dasar itulah maka nilem lembaga dapat diterbitkan. selamat mecoba dan semoga sukses.

Acuan Proposal / Juknis di Dirjen PAUDNI tahun 2012

Acuan Proposal / Juknis di Dirjen PAUDNI tahun 2012 untuk semua direktorat ( Direktorat BinPenmas, Direktorat PAUD, Direktorat BinSulkel, dll ) silakan di unduh http://paudni.kemdiknas.go.id

Pembukaan bagi pengelola Kursus dan Pelatihan

Bertempat di Hotel Grand Pasundan Bandung semalam, tanggal 21 Februari 2012, Dirjen PAUDNI, Ibu Prof. Dr. Lydia Freyani Hawadi, P.Si membuka acara Bimbingan Teknis Bagi Pengelola Kursus dan Pelatihan yang direncanakan akan dilaksanakan dari mulai tanggal 21-23 Februari 2012. acara ini dihadiri oleh Direktur Pembinaan Kursus dan Pelatihan, seluruh jajaran eselon 3 dan 4 di lingkungan Direktorat Pembinaan Kursus dan Pelatihan, Kepala Bidang PNDI Dinas Pendidikan Kota Bandung, Dinas Pendidikan Kabupaten/kota terpilih, Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP), dan Rumah Pintar.
Read the rest of this entry

Program Paudnisasi PKBM disambut baik

arus diakui, saat ini sejumlah persoalan masih membelenggu pelaksanaan program Paud antara lain; kompetensi pendidik masih rendah: pelatihan pendidik baru menjangkau 118.018 orang (29,32%) dari 402.493 orang (di luar guru TPQ). Kualifikasi pendidik PAUD belum memadai (S1/D4 baru 15,72%). Dan jumlah lembaga PAUD rujukan/imbas mutu masih terbatas, yaitu baru sekitar 346 lembaga (0,3%) dari 114.888 lembaga.
Read the rest of this entry

Haryono Umar: Ditjen PAUDNI Dinilai Baik

Laporan Keuangan Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Nonformal, dan Informal (Ditjen PAUDNI) dinilai sudah relatif baik. Meski demikian upaya pengawasan masih harus lebih ditingkatkan. Demikian dikatakan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Inspektur Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Haryono Umar di Bandung, Senin (13/2).

“Pengawasan yang baik adalah melakukan pencegahan sebelum kesalahan dilakukan,” ujar Haryono. Ia juga menyatakan Ditjen PAUDNI harus lebih mencermati hal-hal mendetail dalam upaya pertanggungjawaban pelaksanaan program, terutama pemberian bantuan.

Haryono mengungkapkan salah satu permasalahan klasik pemberian bantuan adalah pencairan dana bantuan di akhir tahun secara besar-besaran. Akibatnya, penyaluran dana tidak bisa diselesaikan sesuai tahun anggaran.

Selain tu, ketidakcermatan dalam menganalisa proposal juga tidak jarang membuat ketidaksesuaian antara pengajuan proposal dengan bantuan yang diterima.

Tangung Jawab Individu

Haryono meminta kepada seluruh individu untuk senantiasa menghindari hal-hal yang dapat merugikan negara. Ia mengingatkan, bila itu terjadi maka tanggung jawab berada di tangan individu, bukan organisasi. Ini merupakan konsekuensi tindakan yang dianggap pidana. Selain itu, segala bentuk gratifikasi harus dihindari.
Read the rest of this entry

SD Jangan Paksakan Tes Masuk dengan “Calistung”

JAKARTA – Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Non Formal, Dan Informal Lydia Freyani Hawadi mengingatkan sekolah-sekolah dasar untuk tidak memaksakan mengadakan tes masuk membaca, menulis, dan berhitung, bagi calon siswa. Hal itu, menurutnya, salah kaprah. Tes yang diberikan, tegasnya, harus disesuaikan dengan pengembangan anak saat belajar di TK atau PAUD.

Read the rest of this entry

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 534 pengikut lainnya.